Nama : TRI WISNU MULYA
KELAS : XI.IPS.1
no. : 034
Fungsi =VLOOKUP dan Fungsi =HLOOKUP
1. Fungsi
=VLOOKUP
Fungsi ini singkatan dari vertikal look up yang digunakan untuk membaca tabel data yang disusun secara tegak lurus (vertikal).
Bentuk umum dari fungsi =vlookup adalah sebagai berikut :
=vlookup(sel kunci; range tabel; no kolom)
contoh dari penggunaan rumus VLOOKUP yaitu seperti gambar dibawah ini :
2. Fungsi =HLOOKUPFungsi ini singkatan dari vertikal look up yang digunakan untuk membaca tabel data yang disusun secara tegak lurus (vertikal).
Bentuk umum dari fungsi =vlookup adalah sebagai berikut :
=vlookup(sel kunci; range tabel; no kolom)
contoh dari penggunaan rumus VLOOKUP yaitu seperti gambar dibawah ini :
Fungsi ini singkatan dari horizontal look up yang digunakan untuk
membaca tabel data yang disusun secara horizontal.
Bentuk umum dari fungsi =hlookup adalah sebagai berikut :
=hlookup(sel kunci;range tabel; no kolom)
contoh dari penggunaan rumus HLOOKUP yaitu sebagai gambar dibawah ini :
Bentuk umum dari fungsi =hlookup adalah sebagai berikut :
=hlookup(sel kunci;range tabel; no kolom)
contoh dari penggunaan rumus HLOOKUP yaitu sebagai gambar dibawah ini :
3. Gabungan Formula IF dan VLOOKUP RIGHT
Formula
(fungsi) VLOOKUP merupakan Formula bantuan references. Formula VLOOKUP
digunakanuntuk menghasilkan nilai pada tabel secara vertikal (menggunakan
kolom) sama halnya dengan HLOOKUP namun menghasilkan nilai secara Horizontal
(menggunakan row), sedangkan RIGHT dugunakan untuk mengambil beberapa karakter
dari data Microsoft Exel yang dimulai dari kanan.
Penulisan Formula (fungsi) VLOOKUP
=VLOOKUP(lookup_value;table_array;col_index_num;range_lookup)
Dimana :
Lookup_value = nama_barisTable_array =
tabel (tabel yang diambil datanya)
Col_index_num = kolom (kolom keberapa
yang ingin diisi)
Range_lookup = biasanya tidak digunakan
(untuk memaksimalkan kinerja formula kita dapat tulis angka 0).
Penulisan
Formula (fungsi) RIGHT
=RIGHT(text;[num_chars])
Dimana
:
Text = nama baris yang ingin diambil
datanya (karakternya)
[num_chars] = jumlah karakter yang ingin
diambil
Gambar 2.4.1
– VLOOKUP dan RIGHT
Perhatikan
Gambar 2.4.1 – VLOOKUP dan RIGHT diatas, gabungan Fungsi VLOOKUP dan RIGHT
Untuk
VLOOKUP
=VLOOKUP(RIGHT(A5;1);$F$13:$G$15;2;0)
Dimana
cell RIGHT(A5;1) adalah Lookup_value, $F$13:$G$15 adalah Table_array, 2 adalah Col_index_num dan 0 adalah
range_lookup dimana tutorial berikut ini tidak ada yang menggunakan range jadi
kita beri 0.
Untuk RIGHT
=
RIGHT(A5;1)
Dimana A5
adalah Text, 1 adalah [num_chars]
4. Gabungan Formula IF dan HLOOKUP LEFT Part I
Formula
(fungsi) HLOOKUP merupakan Formula bantuan references. Formula HLOOKUP
digunakanuntuk menghasilkan nilai pada tabel secara Horizontal (menggunakan
baris), sedangkan LEFT dugunakan untuk mengambil beberapa karakter dari data
Microsoft Exel yang dimulai dari kiri.
Penulisan
Formula (fungsi) HLOOKUP
=VLOOKUP(lookup_value;table_array;row_index_num;range_lookup)
Dimana :
Lookup_value = nama_baris
Table_array = tabel (tabel yang diambil datanya)
Row_index_num = kolom (baris keberapa yang
ingin diisi)
Range_lookup = biasanya tidak digunakan
(untuk memaksimalkan kinerja formula kita dapat tulis angka 0).
Penulisan
Formula (fungsi) LEFT
=LEFT(text;[num_chars])
Dimana :
Text = nama baris yang ingin diambil
datanya (karakternya)
[num_chars] = jumlah karakter yang ingin
diambil
Gambar
2.5.1 – HLOOKUP dan LEFT
Perhatikan
Gambar 2.5.1 – HLOOKUP dan LEFT diatas, gabungan Fungsi HLOOKUP dan LEFT
Untuk
HLOOKUP
=HLOOKUP(LEFT(A5;1);$B$12:$D$13;2;0)
Dimana
LEFT(A5;1) adalah Lookup_value, $B$12:$D$13 adalah Table_array, 2 adalah Row_index_num dan 0 adalah
range_lookup dimana tutorial berikut ini tidak ada yang menggunakan range jadi
kita beri 0.
Untuk LEFT
= LEFT(A5;1)
Dimana A5
adalah Text, 1 adalah [num_chars]